Nyanyian Cinta

Tinggalkan komentar

4 Mei 2016 oleh muteina

21425

“Kau telah lama hadir dan bersua di hatiku dan aku baru menyadari itu.”

Menatap binar alam menerawang senja, terang menyambut malam mengikis gerah berubah sejuk perlahan.

Aroma rumput hijau bercampur basah kini menjadi aroma yang menggoda. bahkan disaat berpaling, aromanya melekat menenangkan jiwa.

Yah, panorama keindahan dunia kini kembali hinggap. Dalam kisah ini, akulah yang memenangkan segalanya. Satu-satunya yang melaju dan berlaga dalam dunia imaginasi yang tergambar pada perantaraan kalbu. Tidak ada yang tahu memang,  bahwa imaginasiku jauh melangkah melewati batas keinginanku tanpa terkendali menuju satu ruang jiwamu yang menyejukkan hati dan memaksaku untuk membawamu menari mengelilingi warna-warna  keindahan. Yah kau hadir dan ini seperti nyata.

Berselancar di dunia kita sendiri memang hal yang sering kita lakukan tatkala keheningan menyapa, atau saat hati memang minat untuk masuk ke dalam dunianya. Menikmatinya adalah satu jawaban paling sederhana agara dapat terlepas dari beban perasaan yang dapat berubah kapan saja.

Bila perasaan terkadang hanya singgah menyapa dan perlahan bertolak tanpa jejak. Namun saat ini kudapati hal yang lama dan berbeda. Seperti prasasti yang tersimpan rapi sejak berabad-abad lamanya, hening dan tanpa bersua. Seperti Hujan deras yang membasahi raga nan kering dan rapuh. Seperti menyulam jaring laba-laba sutera sejak berabad lama yang tak kunjung terselesaikan. Kau telah lama hadir dan bersua di hatiku dan aku baru menyadari itu.

Tanpa memikirkan cepat atau lambatnya waktu yang kulalui, kini telah sadar, aku kembali merasakan itu. Cinta… Apalah daya, rasa ini telah terkemas sedemikian rupa tanpa rencana.

Kunyanyikan lagu sembari menyapa bayangmu yang datang dan pergi.  Tak sabar ingin memperdengarkan lagu ini ke kepada para sahabat. Kutahu sejak lama mereka menanti mekarnya hati yang sumbang. Tersenyum kecut menyadari lagu cinta ini seperti bak sebuah lelucon mengundang tawa. Pasti? Atau mungkin? Apapun itu, lagu ini telah bersenandung semakin deras dan semakin jelas.

Hai sahabat, katakanlah bahwa ini bagus, bukan hanya sekedar tertawa atau hanya sekedar berkata Ciyyee! Atau tersenyumlah bersamaku. Kutahu ini terlu berlebih, namun bukankah kabar ini yang kalian nantikan? Lagi-lagi aku tertawa kecut dan mencari jawaban yang ingin membenarkan tanpa tawa dan kata Ciyyee!

Senang tanpa direncana, kesedihan berlahan tenggelam dalam bias ketajaman kabut-kabut merah muda. Seperti hati yang diam-diam menyulam jaring laba-laba benang sutera sejak berabad-abad lamanya.

Tanpa memikirkan waktu yang tepat, aku memilih untuk kembali merasakan itu. Cinta…

Cinta ini mungkin hanya ilusi, namun nyata telah hadir tanpa kusadari. Mungkinkah kau menyadari itu? Kita saling berbicara namun saling diam, dan kita saling diam namun saling berbicara. Seperti inilah kenyataan terlepas dari rasa yang hadir di tengah-tengah dinding rapuh.

Yah, nyatanya kau tidak tahu betapa mekarnya kuncup yang sungguh ingin menjadi yang kau lihat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dengarkan musik hits di sini :

Part Of

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

Instagram

Maaf, videonya rada alay gitu... Song : RESAH - Cover by ME 😎 (Original by @payungteduhofficial )

Music : via Smule 🎤 I wanna know, but I don't wanna ask. Untuk Anda yang ingin lanjut kuliah S2,dan S3 atau Study Tour di Negeri Sakura, Negeri Teknologi, Negeri Animasi ... JEPANG

Insyaallah. 20-26 November 2017
Contact Person: 081354310291 #MCMakassar #MCHijaber #inagaleri #MeandMyHijab #hijabersmakassar #makassarhijabers #instamakassar #makassar #makassarkeren Come 'n join us, Hijabers Makassar

Info : bit.ly/komiteHMM Be happy, be bright, be you

#inagaleri #MeandMyHijab #makassarhijabers #hijabersmakassar
Biru Pupus

Audhina Daw |dawai kata dalam kalimat

PENA BIRU

Catatan Kecil

Pena Biru

Catatan-Catatan Kecil

Sarwendah Moury

Tetap Diam Untuk Jadi Penonton atau Mulai Bergerak Untuk Menjadi Pemain

a s r i a d i

mencatat kehidupan

A+

My life, my soul, my adventure

andi syahriyunita

Architecture and Lifestyle

MZUH BLOG

TRY TO BE GOOD WRITER

Enal D' dactylon

Jadikan Duniamu, Duniaku, Dunia Kita Menjadi Hijau

DaengGassing.com

Ngeblog Dulu, Ngevlog Kemudian

lelakibugis

bermain.. terluka.. tertawa..

Gradasi Ungu dan Jingga

melihat tanpa menyentuh, merasa tanpa meraba

daengmacora

Just another WordPress.com site

Kue Jahe

Menulis, pekerjaan yang tidak pernah selesai.

%d blogger menyukai ini: